Tidak Peduli Diketawakan saat Bicara Kekuatan Asing
Table of content:
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan komitmennya untuk melindungi kekayaan negara demi kepentingan rakyat, meskipun harus menghadapi cemoohan. Dalam pidatonya, ia menekankan betapa pentingnya menjaga aset-aset negara dari pihak yang tidak bertanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara penyerahan hasil penyelamatan keuangan negara di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. Prabowo menegaskan bahwa tugasnya adalah untuk bertanggung jawab kepada rakyat dan berjuang untuk kepentingan mereka.
Salah satu poin yang disoroti dalam pidato tersebut adalah pentingnya pelindungan terhadap kekayaan yang dimiliki bangsa. Ia menilai bahwa tindakan korupsi dan pencurian terhadap kekayaan negara telah menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan ekonomi.
Perlunya Kesadaran Akan Ancaman Terhadap Kekayaan Negara
Prabowo menggambarkan negara sebagai tubuh manusia, di mana kekayaan negara diibaratkan seperti darah yang memberikan kehidupan. Ketika kekayaan tersebut terus bocor karena tindakan tidak bertanggung jawab, maka negara akan menghadapi risiko kolaps.
Ia menambahkan bahwa banyak pelanggaran yang dapat merugikan negara, seperti penyogokan, pelaporan palsu, dan penipuan di bidang perpajakan. Semua ini mengindikasikan bahwa kekayaan negara perlu dilindungi lebih baik untuk kesejahteraan bersama.
Sebagai wujud nyata dari langkah pencegahan ini, Prabowo mengapresiasi keberhasilan Kejaksaan Agung dalam mengamankan dana sebesar Rp6,62 triliun. Uang tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya penanganan kasus kejahatan yang merugikan negara.
Pentingnya Sinergi Antar Lembaga untuk Mencegah Korupsi
Dalam pidatonya, Prabowo juga menekankan pentingnya sinergi antara berbagai lembaga negara untuk mencegah potensi kerugian. Ia percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel.
Prabowo memberikan penghargaan kepada Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), yang berhasil mengamankan sebagian besar dana dalam bentuk denda administratif. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan komitmen, hasil yang signifikan dapat dicapai.
Dia menekankan bahwa meskipun perjalanan menuju ke arah yang lebih baik belum usai, langkah-langkah yang diambil saat ini diharapkan dapat membangun fondasi yang solid untuk masa depan.
Mempersiapkan Langkah Lebih Besar di Tahun Mendatang
Prabowo optimis mengenai masa depan pengelolaan keuangan negara. Dalam pandangannya, tahun 2026 akan menjadi saat di mana langkah-langkah yang lebih berani dapat diambil untuk meningkatkan perlindungan terhadap kekayaan negara.
Optimisme ini didasarkan pada keyakinannya bahwa rakyat akan merasakan dampak positif dari upaya yang dilakukan pemerintah saat ini. Menurut Prabowo, publik perlu melihat hasil nyata dari kebijakan pemerintah yang diarahkan untuk menyelamatkan kekayaan negara.
Dia juga menekankan bahwa meskipun ada tantangan dan rintangan yang harus dihadapi, segala usaha akan terus dilakukan demi kepentingan rakyat. Menurutnya, komitmen untuk bekerja keras tidak akan pernah pudar.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







