Jenazah Pilot Capt Enggon Tiba di Rumah Duka Ciputat
Table of content:
Jenazah pilot Smart Air, Capt. Enggon Erawan, telah tiba di rumah duka yang terletak di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, pada hari Kamis, 12 Februari, sekitar pukul 17.30 WIB. Sebelumnya, upacara penghormatan diadakan di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, di mana ikatan pilot Indonesia memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Setelah upacara tersebut, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk diberikan penghormatan di kediaman almarhum yang terletak di Jalan Flamboyan Lestari. Banyak kerabat, tetangga, dan rekan kerja almarhum datang untuk menyampaikan belasungkawa dan mendoakan agar arwahnya diterima di sisi Tuhan.
Proses Penghormatan Terakhir di Rumah Duka
Di rumah duka, suasana tampak penuh rasa duka cita. Karangan bunga dari berbagai pihak mewarnai area sekitar rumah untuk menunjukkan simpati dan dukungan kepada keluarga. Kehadiran banyak orang membuat suasana semakin terasa haru dan hangat.
Keluarga meminta kepada awak media untuk tidak mengambil gambar saat proses penerimaan jenazah berlangsung. Mereka juga menekankan bahwa hanya keluarga inti yang diizinkan untuk melihat pembukaan peti jenazah, menghormati privasi dan kesedihan yang mendalam.
Setelah penyambutan tersebut, keluarga merencanakan untuk menggelar salat jenazah di Masjid Jami As-Salam. Setelahnya, proses pemakaman dijadwalkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada arwah almarhum.
Tragisnya Kejadian Laka Pesawat di Papua
Sebelumnya, Capt. Enggon dan kopilotnya, Capt. Baskoro, terlibat dalam insiden tragis ketika pesawat yang mereka operasikan ditembaki saat mendarat di Koroway, Papua. Insiden tersebut terjadi pada Rabu, 11 Februari, sekitar pukul 11.00 WIT, ketika pesawat tersebut sedang membawa 13 penumpang.
Pihak berwenang, termasuk tim gabungan TNI-Polri, berhasil mengevakuasi kedua pilot dan melakukan penyelidikan atas insiden tersebut. Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Rahmadani, menyatakan bahwa tim akan mengolah tempat kejadian perkara untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai insiden ini.
Kejadian ini mengejutkan banyak pihak, terutama di kalangan komunitas penerbangan. Pemukulan yang terjadi jelas menunjukkan risiko yang dihadapi oleh para pilot dan awak pesawat saat menjalankan tugas mereka di wilayah-wilayah tertentu.
Panggilan untuk Meningkatkan Keamanan Penerbangan
Tragedi ini memicu seruan untuk meningkatkan keamanan bagi penerbangan sipil di seluruh Indonesia, terutama di daerah yang masih rawan konflik. Banyak yang berpendapat bahwa langkah-langkah preventif perlu diambil untuk melindungi para profesional di bidang penerbangan.
Diskusi tentang keamanan penerbangan kini menjadi topik yang hangat diperbincangkan dalam berbagai forum, baik formal maupun informal. Para ahli dan pemangku kepentingan diharapkan dapat menemukan solusi yang efektif untuk menghadapi tantangan keamanan ini.
Di sisi lain, keluarga dari kedua pilot ini juga sangat berharap bahwa kejadian serupa tak akan terulang lagi. Mereka ingin agar semua pihak menyadari risiko yang dihadapi oleh para pilot dalam menjalankan tugas mereka dan meningkatkan perhatian terhadap keselamatan.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







