Banjir Jakarta Meluas, Mempengaruhi 10 RT dan 23 Jalan Terendam
Table of content:
Banjir yang melanda Jakarta Selatan dan Jakarta Utara saat ini semakin meluas, dengan dampak yang cukup signifikan pada aktivitas warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mencatat bahwa beberapa wilayah terendam, dan banyak jalan yang tidak dapat dilalui karena tingginya genangan air.
Curah hujan yang tinggi menjadi salah satu penyebab utama banjir ini. Dengan ketinggian air yang bervariasi, antara 20 hingga 95 cm, situasi di lapangan menjadi sangat prekarius dan membutuhkan perhatian pihak berwenang.
Terkait dengan kondisi ini, pihak BPBD telah melakukan upaya penanganan darurat di sejumlah lokasi. Mereka berupaya meminimalkan dampak banjir atas mobilitas masyarakat yang terhalang oleh genangan air.
Detail Lokasi Banjir di Jakarta pada Pagi Hari
Berdasarkan laporan terbaru, terdapat beberapa titik banjir yang patut diwaspadai. Beberapa kelurahan telah dilaporkan terpengaruh oleh genangan air yang cukup signifikan.
Kelurahan Cilandak Barat merupakan salah satu yang mengalami dampak cukup serius, dengan ketinggian air mencapai 40 cm. Situasi ini diperparah dengan luapan Kali Krukut yang terjadi bersamaan dengan hujan lebat.
Di wilayah Cipete Utara, tiga RT mengalami banjir dengan ketinggian air 70 cm. Hal ini menunjukkan bahwa curah hujan yang tinggi memiliki pengaruh besar terhadap penambahan volume air di permukaan jalan.
Daftar Ruas Jalan yang Terendam Banjir di Jakarta
Sebanyak 23 ruas jalan di Jakarta terendam banjir, menyebabkan akses transportasi menjadi terhambat. Beberapa jalan yang terdampak antara lain Jalan Anggrek di Kelurahan Rawa Badak Utara dan Jalan Walang Baru VII A di Kelurahan Tugu Utara.
Ruas jalan lain yang terpengaruh termasuk Jalan Rorotan 10, yang terletak di dekat Masjid Tanwirul Ikhsan, serta Jalan Taman Stasiun. Penyebab utamanya lagi-lagi disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan genangan air dari sungai.
Selain itu, beberapa lokasi lain seperti Jalan Pegangsaan Dua dan Jalan Agung Karya VI juga melaporkan ketinggian air yang signifikan, berpotensi memengaruhi kecepatan mobilitas masyarakat di sekitarnya.
Langkah Penanganan yang Ditempuh oleh Pemerintah
Pihak BPBD DKI Jakarta tengah berupaya melakukan penanganan terhadap daerah-daerah yang terendam. Dalam upaya ini, mereka memfokuskan perhatian pada titik-titik kritis yang paling terdampak untuk menghindari kerusakan yang lebih parah.
Team reaksi cepat dibentuk untuk merespons situasi ini secara efisien. Mereka ditugaskan untuk memantau perkembangan dan melakukan tindakan yang diperlukan agar dapat membantu masyarakat yang terdampak secepat mungkin.
Saat ini, ketersediaan fasilitas umum seperti jalur transportasi dan akses menuju area rawan banjir juga menjadi bagian dari perhatian. Upaya ini sangat penting untuk memastikan masyarakat dapat kembali menjalani keseharian mereka dengan cepat.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







