Waspada Virus Nipah, 5 Negara Asia Perketat Pemeriksaan Kesehatan Pelancong India
Table of content:
Wabah virus Nipah yang terkonfirmasi di Benggala Barat, India, telah memicu berbagai langkah antisipasi di sejumlah negara Asia. Langkah-langkah ini mencakup peningkatan pemeriksaan kesehatan di perbatasan, khususnya bandara, untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut.
Setidaknya ada lima negara yang telah memperketat protokol kesehatan mereka, dengan beberapa di antaranya mengimplementasikan kembali langkah-langkah keamanan pandemi COVID-19. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi potensi wabah baru yang dapat muncul di kawasan.
Thailand menjadi negara pertama yang mengambil tindakan dengan memulai pemeriksaan penumpang pada 25 Januari 2026. Tiga bandara utama, yaitu Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket, dijadikan pusat pemeriksaan yang ketat bagi penumpang dari daerah yang terdampak.
Pemeriksaan Kesehatan Diperketat di Thailand dan Singapura
Menurut laporan dari Bangkok Post, pada 27 Januari 2026, tidak ada penumpang yang menunjukkan gejala virus di Bandara Suvarnabhumi setelah protokol kesehatan diterapkan. Ini memberi sedikit harapan, tetapi kewaspadaan tetap diperlukan untuk menjaga keselamatan publik.
Di Singapura, pemeriksaan suhu juga dilakukan untuk penerbangan yang datang dari wilayah terdampak virus Nipah. Badan Pengendalian Penyakit Menular (CDA) menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk mencegah kemungkinan masuknya virus ke dalam negeri.
Kementerian Kesehatan Malaysia pun tidak mau ketinggalan dalam antisipasi ini. Mereka meningkatkan pengawasan kesehatan di semua titik masuk negara, mulai dari bandara internasional hingga pelabuhan laut dan perbatasan darat, untuk mendeteksi potensi kasus dengan cepat.
Langkah-Langkah Global dalam Menghadapi Wabah Virus Nipah
Mengutip informasi dari AsiaOne, BBC juga mulai melakukan pemeriksaan di Bandara Kathmandu dan pos pemeriksaan perbatasan lainnya, terutama yang berbatasan langsung dengan India. Tindakan ini menunjukkan bahwa sejumlah negara saling berkoordinasi dalam menghadapi ancaman kesehatan global.
Otoritas Taiwan mengumumkan rencana mereka untuk memasukkan infeksi virus Nipah ke dalam kategori penyakit menular yang wajib dilaporkan. Keputusan ini direncanakan mulai berlaku pada Maret 2026, memperlihatkan keseriusan dalam menghadapi masalah kesehatan masyarakat.
Sampai Desember 2025, tercatat dua kasus infeksi virus Nipah di Benggala Barat. Hal ini mendorong Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India untuk melacak dan memantau kontak yang berpotensi terinfeksi.
Pentingnya Kewaspadaan dalam Menghadapi Penyakit Menular
Tindakan yang diambil oleh negara-negara ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya pencegahan wabah penyakit. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan yang ketat, diharapkan bisa mengendalikan laju penyebaran virus yang sangat berbahaya ini.
Setiap negara memiliki kebijakan dan prosedur mereka masing-masing, namun kesamaan dalam kewaspadaan menjadi kunci dalam melawan penyebaran penyakit menular. Kerja sama internasional juga sangat penting untuk menangani masalah kesehatan yang bersifat global.
Sebagai masyarakat, penting untuk mengikuti berita terkini mengenai kesehatan dan mendukung upaya-upaya pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah. Peran aktif masyarakat juga menjadi kontribusi signifikan dalam pencegahan penyebaran virus.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







