Gyeongju, Lokasi KTT APEC 2025 Penuh Sejarah dan Budaya Korea Selatan
Table of content:
Gyeongju, yang terletak sekitar 50 kilometer utara Busan, kini menjadi sorotan global. Selama beberapa hari terakhir, kota ini menjadi tempat penyelenggaraan KTT APEC yang dihadiri oleh berbagai pemimpin dunia, termasuk Presiden Indonesia dan Presiden Amerika Serikat.
Namun, Gyeongju tidak hanya terkenal karena acara internasional tersebut. Kota ini memiliki warisan sejarah dan budaya yang sangat kaya, hingga mendapatkan julukan “museum tanpa dinding”.
Kota Gyeongju pernah menjadi ibu kota Dinasti Silla yang berdiri dari tahun 57 SM hingga 935 M. Dalam periode hampir satu milenium ini, Gyeongju menyimpan banyak peninggalan berharga dari sejarah Korea yang patut untuk dijelajahi.
Gyeongju juga merupakan rumah bagi empat situs Warisan Dunia UNESCO dan 36 harta nasional, representasi dari sekitar 10 persen total harta nasional negara. Jumlah pengunjung yang tinggi, lebih dari 1,15 juta orang dalam setahun terakhir, menunjukkan betapa menariknya kota ini.
Dalam konteks KTT APEC, Gyeongju telah menerima perhatian yang lebih besar. Namun, bagi wisatawan dan pecinta sejarah, banyak hal menarik yang bisa ditemukan di kota ini, jauh di luar kegiatan formal yang diadakan.
Menggali Sejarah dan Budaya Gyeongju yang Kaya
Sejarah Gyeongju tidak dapat dipisahkan dari Dinasti Silla. Dinasti ini dikenal karena kontribusinya dalam seni, arsitektur, dan kebudayaan Korea. Selama kekuasaannya, Gyeongju menjadi pusat pembelajaran dan inovasi.
Salah satu daya tarik utama di Gyeongju adalah tombak kuno dan situs pemakaman yang tersebar di seluruh kota. Disini, pengunjung bisa melihat bagaimana masyarakat Silla menguburkan para pemimpin mereka dengan beragam harta untuk menemani mereka di alam baka.
Pemandangan dari Taman Nasional Gyeongju National Park juga sangat menarik, dengan hutan yang hijau dan panorama yang dramatis. Di sini, wisatawan bisa melakukan berbagai aktivitas luar ruangan sambil menikmati keindahan alam yang menawan.
Peringatan Hari Ibu, yang dirayakan di Gyeongju, memberikan gambaran invaluable tentang bagaimana tradisi dan budaya lokal berkolaborasi dengan aspek modern. Ini menunjukkan perpaduan yang harmonis antara sejarah dan masa kini.
Selain itu, arsitektur kuno seperti kuil dan pagoda yang megah menjadi daya tarik tersendiri yang membawa pengunjung seolah kembali ke masa lalu. Kuil-kuil ini tidak hanya memiliki nilai sejarah tetapi juga spiritual.
Situs-Situs Warisan Dunia yang Menjadi Daya Tarik Utama
Gyeongju memiliki empat situs Warisan Dunia UNESCO yang sangat terkenal. Tempat-tempat ini mencerminkan prestasi arsitektur dan seni pada masa Dinasti Silla. Salah satu situs yang paling terkenal adalah Kuil Bulguksa.
Kuil Bulguksa, yang dibangun pada abad ke-8, adalah contoh arsitektur Korea yang sangat dihargai. Keindahan dan keunikan desainnya menarik perhatian banyak wisatawan dari seluruh dunia.
Situs lain yang tidak boleh dilewatkan adalah Seokguram Grotto, yang terletak dekat Kuil Bulguksa. Gua ini berisi patung Buddha monumental yang dikelilingi oleh ukiran indah, menjadikannya tempat yang sakral dan penting bagi pengunjung.
Candi Cheomseongdae, observatorium kuno, juga menggambarkan wawasan astronomi yang dimiliki oleh orang-orang Silla. Objek ini merupakan salah satu observatorium tertua di Asia dan menjadi lambang penting dari kemajuan teknologi zaman itu.
Tak kalah menarik, ada juga Anapji Pond, sebuah kolam yang dikelilingi oleh taman. Keindahan tempat ini sering terlihat dalam berbagai festival dan acara budaya, yang menambah daya tarik kota.
Pengalaman Wisata yang Tak Terlupakan di Gyeongju
Ketika mengunjungi Gyeongju, ada banyak pengalaman menarik yang bisa didapatkan. Dari wisata sejarah hingga kuliner, tidak akan ada waktu yang terbuang sia-sia. Salah satu pengalaman yang harus dicoba adalah mencicipi makanan lokal yang menggugah selera.
Masakan khas Gyeongju, seperti bibimbap dan peranakan ikan, sangat menggoda bagi pecinta kuliner. Setiap suapan kaya akan rasa dan sejarah yang mencerminkan budaya setempat.
Wisata sepeda juga merupakan kegiatan populer di Gyeongju. Mengelilingi kota dengan sepeda memungkinkan pengunjung untuk melihat situs-situs bersejarah sambil menikmati udara segar dan pemandangan alam yang menakjubkan.
Jangan lewatkan juga kesempatan untuk terlibat dalam festival budaya. Gyeongju sering mengadakan acara budaya yang merayakan warisan dan tradisi setempat, sehingga memberikan pengunjung kesempatan untuk merasakan atmosfer yang berbeda.
Secara keseluruhan, Gyeongju menawarkan perpaduan unik antara sejarah, budaya, dan pengalaman wisata yang tidak akan dilupakan. Kunjungannya akan menjadi salah satu momen tak terlupakan dalam perjalanan siapa pun.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now









