Tidak Mengambil Keuntungan dari Bahan Baku
Table of content:
Bulan Januari 2026 mendatang akan menjadi momen penting bagi program pemenuhan gizi di Indonesia. Hal ini sejalan dengan pesan dari Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, yang menekankan pentingnya standar dalam penyediaan makanan.
Dia meminta agar mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak mengabaikan kualitas. Meskipun telah diberi insentif, evaluasi terus dilakukan untuk memastikan semua berjalan sesuai harapan.
Nanik menggaungkan kesadaran bahwa kualitas harus dijaga meski ada insentif Rp 6 juta per hari. Menurutnya, setiap SPPG harus dilengkapi dengan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bagian dari pemenuhan standar.
Pentingnya Mematuhi Standar Kesehatan Pangan untuk SPPG
Pengawasan terhadap SPPG sangat penting untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan. Setiap dapur perlu memastikan bahwa mereka memenuhi standar yang ditetapkan agar program bisa berjalan dengan baik.
Tidak hanya SLHS yang wajib dimiliki, tetapi juga sertifikat halal diperlukan untuk dapur yang menjalankan program ini. Hal ini bertujuan untuk memberikan jaminan bahwa makanan yang disajikan aman serta memenuhi syarat-syarat agama.
BGN berkomitmen untuk mengevaluasi dapur yang beroperasi, memberi pengawasan lebih dalam untuk menjaga kualitas bahan pangan. Ketidakpatuhan terhadap standar dapat berakibat pada pengurangan insentif yang diterima oleh mitra.
Persiapan Menjelang Program Makan Bergizi Gratis
Menjelang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, persiapan mulai dilakukan pada awal Januari. Hari-hari sebelum program resmi dimulai dikhususkan untuk menyiapkan segala aspek dari operasional SPPG.
Ketelitiannya mencakup aspek seperti distribusi makanan, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), hingga penguatan standar keamanan pangan dalam setiap dapur. Setiap elemen harus berfungsi dengan baik agar pelaksanaan program menemui keberhasilan.
Tanggal 8 Januari 2026 dijadwalkan sebagai hari peluncuran program, di mana semua SPPG serentak melaksanakan kegiatan tersebut. Harapannya, keberhasilan di hari pertama dapat menjadi indikator positif untuk periode selanjutnya.
Target dan Harapan untuk Program Gizi di Tahun 2026
Target utama BGN dalam tahun 2026 adalah memastikan operasional SPPG berjalan lancar dan aman. Hal ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat yang lebih baik.
Dengan mengedepankan keamanan pangan, diharapkan partisipasi masyarakat dalam program ini menjadi tinggi. Selain itu, edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang juga menjadi bagian dari strategi yang diterapkan.
Secara keseluruhan, BGN ingin menciptakan sistem penyediaan pangan yang lebih terintegrasi dan berkualitas. Dengan adanya komitmen dari semua pihak, termasuk mitra SPPG, diharapkan program ini dapat berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now






