Alumni PTS Jakarta Raih Penghargaan Guinness World Records
Table of content:
Prestasi yang membanggakan kembali ditorehkan oleh alumni Universitas Trilogi, Jakarta, yang berhasil mendapatkan penghargaan bergengsi dari Guinness World Records. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi di antara alumni, mahasiswa, dan pihak kampus dalam menciptakan ekosistem akademik yang menjanjikan.
Kisah sukses ini bermula dari Christian Jonathan, seorang mahasiswa Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Trilogi angkatan 2022. Keberhasilannya mengukir nama dalam rekor dunia kategori large mobile team based esport tournament mencerminkan dedikasi dan kerja kerasnya sejak awal perkuliahan.
Christian tidak hanya dikenal sebagai mahasiswa biasa, tetapi juga sebagai sosok yang aktif dalam berbagai kompetisi teknologi dan esport. Dengan dukungan dari kampus dan teman-temannya, ia berhasil meraih pengakuan yang luar biasa di tingkat internasional.
Peran Alumni Dalam Mendorong Kesuksesan Akademik
Keberhasilan Christian Jonathan bukanlah hasil kerja seorang diri. Alumni Universitas Trilogi, yang dipimpin oleh Ahmad Ridha Sabana, berkomitmen untuk terus mendukung dan berkontribusi terhadap kemajuan almamater. Mereka percaya bahwa dukungan ini tidak hanya terbatas pada aspek finansial, tetapi juga melalui tindakan nyata dan inovasi.
Ahmad Ridha menekankan pentingnya peran alumni dalam memajukan kampus. Dengan memberikan contoh nyata melalui prestasi, alumni diharapkan bisa menjadi sumber inspirasi bagi generasi mendatang. “Kami harus menjadi pendorong untuk menciptakan lingkungan yang mendukung prestasi di semua bidang,” ujarnya.
Rektor Universitas Trilogi, Pramono Hari Adi, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian Christian. Ia melihat pencapaian ini sebagai indikasi bahwa visi untuk menciptakan kolaborasi antara mahasiswa dan alumni berjalan dengan baik. Ini menunjukkan bahwa universitas secara aktif mendukung potensi setiap mahasiswa untuk berprestasi.
Penghargaan Dari Guinness World Records Sebagai Tolak Ukur Prestasi
Penghargaan dari Guinness World Records bukan hanya sekadar angka, tapi juga merupakan tolak ukur prestasi yang menempatkan alumni Universitas Trilogi di peta global. Christian Jonathan menyampaikan rasa syukur atas dukungan dari kampus serta berbagai pihak yang terlibat dalam pencapaiannya.
“Saya berharap prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman di Universitas Trilogi dan juga perguruan tinggi lainnya,” ungkapnya. Ia ingin agar lebih banyak mahasiswa yang berani berkarya dan berinovasi demi mencapai prestasi yang lebih tinggi.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan kerja sama yang solid, prestasi yang luar biasa bisa dicapai. Berbagai elemen yang terlibat dalam pendidikan, mulai dari tenaga pengajar hingga mahasiswa, memiliki peran yang sangat penting dalam meraih tujuan bersama.
Kegiatan Esport Sebagai Katalisator Kreativitas dan Inovasi
Kegiatan esport yang diikuti oleh Christian Jonathan membuktikan bahwa bidang teknologi juga dapat digunakan untuk mendorong kreatifitas dan inovasi. Esport bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga bisa menjadi wadah bagi pengembangan kemampuan strategis dan kerja tim.
Universitas Trilogi selalu mendukung perkembangan bidang ini dengan menyediakan fasilitas yang memadai untuk mahasiswa. Hal ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi mahasiswa untuk mempelajari dan berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Tidak hanya dapat membangun kemampuan individu, esport juga membantu mahasiswa untuk menjalin relasi yang kuat dengan sesama pemain dan alumni. Ini memberikan mereka peluang untuk berkolaborasi di masa depan dalam project yang lebih besar.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







