Siap Kerja Sebelum Lulus, 2 Alumni IPB University Bagikan Strategi Sukses Mereka
Table of content:
loading…
Wirayuda Erlangga Pratama dan Farid Shafwan Hakim adalah dua alumni IPB University yang menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi dunia kerja dapat dimulai sebelum lulus. Mereka telah mengambil langkah strategis untuk mempersiapkan karier mereka, menjadikan pengalaman kuliah sebagai pondasi yang kokoh.
Kedua individu ini mencerminkan semangat yang tinggi dan kesadaran akan pentingnya perencanaan masa depan. Melalui pendekatan yang terencana, mereka mampu memasuki dunia profesional lebih awal, membuktikan bahwa lulus tidak harus menjadi akhir dari pencarian pekerjaan.
Strategi Sukses Menyusun Karier Sebelum Lulus Kuliah
Wirayuda Erlangga Pratama, alumnus dari Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika IPB University, memiliki pandangan yang jelas tentang pentingnya merencanakan karier sejak awal. Dia berbagi bahwa peta arah kariernya sudah terlukis pada awal perkuliahan, memberikan fokus yang kuat untuk mencapai tujuannya di bidang keuangan.
Wira menyatakan bahwa kahir dari program Matematika sering kali berujung pada posisi di sektor finansial, seperti menjadi analis. Kesadaran ini memotivasi dia untuk mengambil langkah-langkah konkret yang mendukung ambisinya, termasuk memilih konsentrasi dalam riset operasi.
Kursus-kursus yang ditawarkan di IPB University memiliki nilai yang signifikan, membantu Wira mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia nyata. Pendidikan yang struktur, serta adanya tugas konsisten, menyiapkan para mahasiswa untuk benar-benar siap berkarir setelah lulus.
Pentingnya Pengalaman Kerja Selama Masa Kuliah
Farid Shafwan Hakim, rekan Wira, juga memiliki filosofi yang sama tentang kesiapan menjalani dunia kerja. Ia menyadari betapa pentingnya pengalaman praktis yang diperoleh selama masih berkuliah agar dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif. Pengalaman ini memperkaya keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah, sehingga lebih relevan dengan kebutuhan industri.
Melalui magang dan proyek-proyek kolaboratif, Farid mengasah kemampuannya dan menambah jaringan profesional yang akan sangat berguna di masa depan. Ia percaya bahwa pengalaman praktis merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pendidikan yang memadai.
Pendidikan di luar kelas ini tidak hanya menambah nilai diri, tetapi juga meningkatkan peluang untuk diterima di perusahaan-perusahaan terkemuka. Inisiatif ini menjadi kunci bagi Farid dalam mengembangkan kariernya lebih lanjut.
Pentingnya Jaringan dan Relasi di Dunia Profesi
Jaringan yang dibangun selama kuliah juga tak kalah penting, seperti yang diungkapkan oleh Wira. Menjalin hubungan dengan dosen, teman sekelas, dan profesional di bidang yang diminati memberikan banyak manfaat. Hal ini membuka banyak kesempatan kerja, seminar, dan kolaborasi yang berharga bagi pengembangan karier mereka.
Wira menekankan pentingnya aktif dalam organisasi kampus dan kegiatan ekstrakurikuler yang dapat meningkatkan kemampuan dan menambah pengalaman. Partisipasi dalam komunitas sering kali membuka jalan menuju peluang karier yang mungkin tidak terduga sebelumnya.
Di sisi lain, Farid juga aktif melakukan networking di berbagai acara, seperti seminar dan konferensi, untuk memperluas wawasan dan mendapatkan insight dari para profesional yang sudah lebih dahulu berkecimpung di industri. Upaya ini merupakan investasi berharga untuk masa depan karier mereka.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







