Jennie BLACKPINK Tampil Perdana dengan Rambut Keriting dan Dapat Julukan Ahjumma
Table of content:
Menyusul keberhasilan luar biasa tur dunia mereka, BLACKPINK menutup acara dengan penuh emosi di Hong Kong pada 26 Januari 2026. Momen itu menandai akhir dari perjalanan panjang yang mengubah wajah industri musik K-pop, sekaligus meninggalkan pertanyaan besar di benak penggemar dan pengamat.
Ketika berita tentang akhir tur ini menyebar, para penggemar mulai khawatir tentang masa depan grup. Kekhawatiran ini semakin meningkat ketika media mulai membahas kemungkinan pembubaran grup yang telah mencetak sejarah dalam musik dan budaya pop.
Mendalami Akhir Tur Dunia BLACKPINK dengan Penuh Emosi
Pada 27 Januari, Forbes merilis sebuah artikel yang mencuri perhatian, mengangkat pertanyaan tentang masa depan BLACKPINK setelah menyelesaikan tur mereka. Dalam laporan tersebut, ditulis bahwa kejayaan grup bukanlah akhir dari cerita, melainkan pembuka bab baru yang penuh ketidakpastian.
Para anggota BLACKPINK, yang dikenal dengan bakat dan kehadiran panggung yang kuat, menghadapi tantangan baru setelah sukses besar di industri musik. Publik penasaran mengenai langkah selanjutnya setelah kontrak mereka dengan YG Entertainment diperbarui, namun tidak untuk kontrak individual mereka.
Langkah ini menunjukkan keinginan masing-masing anggota untuk mengeksplorasi kreativitas secara individu. Dengan mendirikan label-label sendiri, mereka mengukuhkan posisi masing-masing sebagai artis yang mandiri.
Perubahan Dramatis dalam Kontrak Anggota BLACKPINK
Jennie, salah satu anggota talenta grup, mendirikan Odd Atelier sebagai wadah kreativitasnya. Dengan ini, ia berharap mampu mengekspresikan visi musikalnya secara lebih bebas dan pribadi.
Lisa juga tidak kalah ambisius dengan meluncurkan Lloud, sebuah label yang mencerminkan gaya dan identitasnya sendiri. Keputusan ini mencerminkan keinginan perempuan-perempuan hebat ini untuk mengejar impian mereka di luar batasan grup.
Di sisi lain, Jisoo memperkenalkan Blissoo, yang akan berfokus pada proyek-proyek solo yang mencerminkan jati dirinya. Rosé, yang juga telah menandatangani kontrak dengan anak perusahaan YG, The Black Label, menunjukkan pentingnya membangun karier solo di tengah ketidakpastian grup.
Pandangan Masa Depan BLACKPINK di Dunia Hiburan
YG Entertainment, sebagai agensi yang menaungi BLACKPINK, belum mengungkapkan secara rinci mengenai durasi perpanjangan kontrak grup mereka. Hal ini menimbulkan spekulasi di kalangan pengamat dan penggemar tentang bagaimana masa depan BLACKPINK akan terbentuk.
Prediksi para pakar industri menunjukkan bahwa renegosiasi kontrak bisa saja terjadi pada paruh kedua tahun 2026. Banyak yang melihat itu sebagai momen penting dalam sejarah grup, di mana keputusan yang diambil akan mempengaruhi karier setiap anggota.
Seperti yang diketahui, BLACKPINK memiliki pengaruh yang besar, tidak hanya di K-pop tetapi juga di seluruh dunia. Setiap keputusan yang diambil, sehingga diharapkan dapat menguntungkan semua pihak, terutama penggemar yang sudah lama setia.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







