5 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan Selain Melawan Radikal Bebas
Table of content:
Teh hijau telah lama dikenal sebagai minuman yang bermanfaat bagi kesehatan. Senyawa-senyawa yang terkandung di dalamnya, seperti L-theanine dan epigallocatechin gallate (EGCG), memiliki potensi hebat untuk mendukung fungsi otak dan melindungi sel-sel saraf.
Konsumsi teh hijau secara teratur dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah terhadap berbagai penyakit neurodegeneratif, seperti penyakit Parkinson dan Alzheimer. Penelitian menunjukkan bahwa minuman ini dapat memperlambat penurunan kognitif yang sering dialami sejalan dengan penuaan.
Tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan otak, teh hijau juga menawarkan banyak keunggulan lainnya. Misalnya, antioksidan dalam teh hijau dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Memahami Kandungan Teh Hijau: Kafein dan Senyawa Bermanfaat
Penting untuk mengetahui bagaimana teh hijau diproduksi dan komposisinya. Teh hijau mengandung kafein, tetapi jumlahnya lebih rendah dibandingkan dengan teh hitam, sehingga sering menjadi pilihan bagi mereka yang sensitif terhadap kafein.
Air panas digunakan untuk menyeduh teh hijau, dan penting untuk memahami bahwa suhu dan waktu penyeduhan dapat mempengaruhi kandungan kafein. Dalam proses ini, air panas dapat secara efektif menghilangkan kafein sambil mempertahankan senyawa-senyawa yang bermanfaat.
Kandungan polifenol dalam teh hijau bervariasi, dengan banyak penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis dapat memiliki kandungan hingga ratusan mg per 100 ml. Ini membuat teh hijau sangat kaya akan polifenol, yang merupakan antioksidan kuat.
Cara Mengonsumsi Teh Hijau Tanpa Kafein
Teh hijau tanpa kafein merupakan alternatif yang menarik bagi mereka yang ingin menghindari kafein. Metode ini tetap mempertahankan manfaat kesehatan dari teh hijau, tetapi menghilangkan efek stimulan yang mungkin tidak diinginkan.
Proses untuk menghasilkan teh hijau tanpa kafein memerlukan teknologi khusus untuk menjaga agar senyawa penting lainnya tetap utuh. Dengan cara ini, para penikmat teh tetap dapat menikmati rasa dan manfaat dari teh hijau.
Pada dasarnya, teh hijau tanpa kafein adalah pilihan yang tepat untuk sore hari atau malam, ketika seseorang tidak ingin merasa terjaga sepanjang malam akibat kafein.
Berapa Banyak Teh Hijau yang Sebaiknya Diminum?
Beberapa badan kesehatan merekomendasikan jumlah konsumsi teh hijau dalam sehari. Food and Drug Administration (FDA) menyarankan agar orang dewasa tidak mengonsumsi lebih dari 400 mg kafein per hari, yang merupakan batas aman.
Satu cangkir teh hijau ukuran 8 ons mengandung sekitar 29 mg kafein, yang menjadikannya pilihan yang relatif rendah kafein. Sementara teh hitam memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi, sekitar 48 mg per cangkir.
Bagi mereka yang sensitif terhadap kafein, penting untuk memperhatikan jumlah teh hijau yang dikonsumsi. Hal ini dapat membantu menghindari efek samping yang tidak diinginkan dan memastikan pengambilan manfaat optimal dari minuman ini.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now





