Festival Budaya Tempe Berlangsung Menuju UNESCO oleh Kementerian Kebudayaan
Table of content:
loading…
Kementerian Kebudayaan menggelar rangkaian kegiatan Budaya Tempe Goes to UNESCO di halaman Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk mewujudkan pengakuan internasional terhadap Budaya Tempe sehingga mampu menggugah kesadaran akan pentingnya pelestarian tradisi lokal yang tak ternilai harganya.
Pentingnya penghargaan terhadap budaya lokal tidak hanya menjadikan suatu tradisi lebih terjaga, tetapi juga menguatkan identitas bangsa di tengah arus globalisasi yang semakin kuat. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi pendorong bagi masyarakat untuk lebih menghargai dan mencintai warisan budaya mereka sendiri.
Pengakuan Budaya Tempe sebagai Warisan Takbenda Dunia
Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah mendorong pengakuan Budaya Tempe sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Dengan pengakuan tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih menyadari nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi tempe, yang merupakan bagian dari identitas budaya Indonesia.
Menurut beberapa ahli, Warisan Budaya Takbenda mencakup segala bentuk tradisi yang diajarkan dan diwariskan dari generasi ke generasi. Oleh karena itu, pelestarian dan pengembangan Budaya Tempe merupakan tanggung jawab bersama setiap individu untuk menjaga keaslian dan kelestariannya.
Proses ini tidak hanya melibatkan pemerintah, tetapi juga komunitas, akademisi, dan praktisi kebudayaan. Semua elemen ini memiliki peran masing-masing dalam mengusung Budaya Tempe ke panggung dunia.
Pentingnya Kesadaran Masyarakat terhadap Nilai Budaya Tempe
Fadli Zon juga menekankan bahwa nilai filosofis dan tradisional yang terkandung dalam Budaya Tempe harus dipahami dan diterima oleh masyarakat luas. Sebuah budaya tidak hanya bisa dilihat dari aspek fisiknya, tetapi juga dari bagaimana budaya tersebut mengajarkan kehidupan dan nilai-nilai sosial.
Kesadaran masyarakat akan pentingnya tempe sebagai sumber pangan bergizi menjadi hal yang sangat penting. Dengan pemahaman ini, masyarakat akan lebih menghargai dan mengonsumsi tempe sebagai bagian dari pola makan sehat sehari-hari.
Inisiatif untuk meningkatkan kesadaran ini merupakan langkah awal menuju perubahan, di mana masyarakat tidak hanya mengenali tempe sebagai produk makanan, tetapi juga sebagai simbol budaya yang harus dirayakan dan dilestarikan.
Menjaga Tradisi Tempe dalam Era Modernisasi
Di tengah perkembangan zaman yang serba cepat, menjaga tradisi tempe tentunya bukan hal yang mudah. Namun, dengan adanya kegiatan seperti Budaya Tempe Goes to UNESCO, hal ini menjadi mungkin untuk dilakukan dengan kerjasama semua pihak. Tradisi harus beradaptasi dengan zaman, namun tanpa kehilangan esensinya.
Inovasi dalam pengolahan tempe juga penting untuk menjawab tantangan zaman. Masyarakat diharapkan tidak hanya terfokus pada cara lama, tetapi juga menjelajahi berbagai cara baru yang tetap menghormati tradisi asal usul tempe.
Peran generasi muda sangat penting dalam menjaga tradisi ini. Mereka diharapkan dapat mengisahkan kembali nilai-nilai budaya tempe kepada generasi berikutnya, sehingga warisan ini dapat terus berlanjut dan berkembang sesuai zaman.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







