Bahaya Sleep Call di Malam Hari dan Pengaruhnya terhadap Kualitas Tidur
Table of content:
Tidur sambil melakukan sleep call belakangan ini menjadi praktik umum di kalangan pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh. Meskipun tampak sebagai cara untuk tetap terhubung, kebiasaan ini membawa risiko tersendiri bagi kualitas tidur mereka.
Saat terlibat dalam sleep call, ponsel biasanya terletak dekat dengan kepala, sehingga berbagai faktor dapat memengaruhi kualitas istirahat. Paparan cahaya dari layar ponsel dan notifikasi yang terus muncul dapat mengganggu konsentrasi pikiran saat tidur.
Tidur seharusnya menjadi momen untuk pemulihan fisik dan mental. Ketika sleep call berlangsung, meskipun mata terpejam, otak tetap dalam mode siaga dan tidak sepenuhnya beristirahat, hal ini berpotensi menyebabkan gangguan tidur yang signifikan.
Pengaruh tidur dengan ponsel terhadap kesehatan fisik dan mental
Di era digital saat ini, ponsel menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan ponsel saat tidur dapat berisiko bagi kesehatan fisik dan mental para penggunanya.
Cahaya biru yang dipancarkan oleh ponsel dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang berperan penting dalam pengaturan tidur. Ketika melatonin tertekan, tidur yang berkualitas sulit untuk dicapai, yang pada gilirannya dapat menyebabkan kelelahan dan masalah konsentrasi di siang hari.
Selain dampak dari cahaya, keberadaan ponsel di dekat tubuh dapat menciptakan rasa gelisah. Pikiran terus saja terfokus pada potensi pesan masuk atau telepon yang mungkin dilewatkan, membuat pikiran terus aktif meski seharusnya beristirahat.
Tips untuk menjaga kualitas tidur bagi yang menggunakan sleep call
Bagi mereka yang merasa nyaman dengan praktik sleep call, ada beberapa tips yang dapat diikuti untuk menjaga kualitas tidur. Pertama, pengguna disarankan untuk mengatur kecerahan layar ponsel ke level paling rendah sebelum tidur.
Kedua, menggunakan mode malam atau fitur pengatur cahaya biru pada ponsel dapat membantu mengurangi dampak buruk pada tubuh. Ini akan membantu tubuh lebih mudah beradaptasi dengan keadaan gelap yang sebenarnya dibutuhkan saat tidur.
Ketiga, pastikan untuk mengatur batas waktu dalam melakukan sleep call. Tidur dengan durasi yang tidak berlebihan dan membatasi durasi panggilan akan membuat tidur terasa lebih nyenyak dan menyehatkan.
Alternatif lain untuk menjaga koneksi dengan pasangan jarak jauh
Jika sleep call terlalu berisiko, maka cara lain dapat dipertimbangkan untuk menjaga keintiman dalam hubungan jarak jauh. Misalnya, melakukan video call sebelum tidur untuk berbagi aktivitas harian tanpa harus melanjutkan panggilan sepanjang malam.
Selanjutnya, mengatur aktivitas bersama secara virtual, seperti menonton film atau membaca buku, dapat menjadi alternatif menarik. Dengan cara ini, kedekatan tetap terjalin tanpa harus mengorbankan kualitas tidur.
Akhirnya, melakukan latihan relaksasi seperti meditasi atau pernapasan sebelum tidur dapat membantu menenangkan pikiran. Dengan menyiapkan suasana tidur yang mendukung, kualitas istirahat akan meningkat secara signifikan.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now






