Kebakaran Kapal Nelayan di Muara Baru Diduga Akibat Korsleting Mesin
Table of content:
Kebakaran kapal ikan yang terjadi di dermaga Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu lalu, menarik perhatian publik. Insiden ini diduga disebabkan oleh korsleting pada mesin kapal yang tengah sandar, sehingga menciptakan api yang membakar bagian dari kapalnya.
Pihak berwenang, melalui Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, mencatat bahwa percikan api pertama kali terlihat dan langsung menyebar ke ruang tangki bahan bakar. Kejadian ini terjadi saat aktivitas pelabuhan berlangsung dan menuai berbagai tanggapan dari warga sekitar.
Detail Kebakaran dan Upaya Pemadaman yang Dilakukan Petugas
Dari penjelasan yang diperoleh, percikan api itu berpotensi tinggi mengingat terdapat bahan bakar di sekitar lokasi kebakaran. Kapal yang mengalami kebakaran tersebut merupakan milik PT Karya Merlin. Menurut informasi dari petugas, proses pemadaman berlangsung mungkin lebih lama dari yang diharapkan untuk memastikan api padam sepenuhnya.
Petugas kebakaran yang diturunkan berjumlah sekitar 80 orang, yang dikerahkan setelah laporan dari petugas keamanan pelabuhan. Proses pemadaman ini melibatkan total 15 unit mobil pemadam kebakaran untuk mendapatkan kontrol atas api yang berkobar di kapal tersebut.
Gatot Sulaeman, selaku Kasiops, melaporkan bahwa pihaknya terus melakukan pendinginan untuk mencegah terjadinya kebakaran kembali. Walaupun api berhasil dikendalikan, risiko kebakaran ulang tetap menjadi perhatian utama, sehingga upaya pemadaman lebih hati-hati dilakukan.
Karakteristik Kapal dan Dampak Kebakaran
Kapal yang terbakar memiliki dimensi cukup besar, dengan panjang mencapai 31,6 meter dan lebar 7,3 meter. Kapal ini juga mempunyai kedalaman 1,95 meter dengan total volume mencapai 449,8 meter kubik, yang menunjukkan bahwa kapasitasnya sangat besar dan penting dalam kegiatan perikanan.
Dalam situasi seperti ini, kerugian yang dialami belum bisa dipastikan karena proses investigasi dan evaluasi kerusakan masih berlangsung. Belum ada taksiran resmi yang dirilis mengenai biaya perbaikan dan dampak ekonomi bagi pemilik kapal.
Kejadian ini menjadi perhatian berbagai pihak, terutama para nelayan dan pengusaha di sekitar kawasan pelabuhan yang mungkin khawatir terhadap keselamatan dan keamanan operasional mereka. Kebakaran ini bisa mempengaruhi persepsi atau keyakinan masyarakat terhadap penggunaan kapal ikan di area tersebut.
Pentingnya Keamanan dan Perawatan Kapal di Pelabuhan
Kejadian seperti ini mengingatkan semua pihak akan pentingnya aspek keselamatan di lingkungan pelabuhan. Pemeliharaan yang rutin dan pemeriksaan berkala terhadap mesin kapal dan sistem kelistrikan bisa mencegah terjadinya insiden yang serupa di masa mendatang.
Kepala dinas terkait juga perlu meningkatkan sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan bagi para nelayan dan pengusaha kapal, agar mereka lebih waspada terhadap potensi bahaya sekaligus memahami prosedur penanganan darurat.
Upaya pencegahan kebakaran di pelabuhan harus menjadi fokus bagi pihak berwenang. Ini mencakup pelatihan bagi petugas keamanan pelabuhan dalam mengidentifikasi masalah potensial sebelum menjadi kebakaran yang merugikan.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







